Viral, Motor Terbakar Saat Disemprot Disinfektan

Viral, Motor Terbakar Saat Disemprot DisinfektanPenyemprotan cairan disinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19 merupakan pemandangan yang tidak lazim lagi dilihat masyarakat.

Namun sebuah video viral dari India kini telah membuat banyak orang memikirkan kembali hal itu, terutama ketika menyemprotkannya pada kendaraan.

Seperti terlihat dari video yang disebar @rajeevdubey, seorang pengendara sepeda motor tiba-tiba tersulut api ketika ia disemprotkan dengan cairan disinfektan di sebuah pos pemeriksaan Covid-19. Video itu kini telah disukai ratusan orang dan disebar banyak pihak lainnya.

Dari rekaman itu, tampak seorang pria berhenti dekat dua petugas di sebuah pos dalam kompleks di Ahmedabad, Gujarat, India, untuk disemprot dengan desinfektan untuk menghilangkan kemungkinan adanya jejak virus korona dari motornya.

Perlu diketahui bahwa dari batuk saja bisa menyebarkan ribuan droplets Covid-19, yang dapat hinggap dan bertahan selama 5 hari di permukaan besi, atau 3 hari di permukaan plastik.

Hanya beberapa detik setelah para pekerja menyemprotkan bagian belakang sepedanya, motornya tersulut oleh api. Pengendara yang terkejut itu sontak melompat dari motornya dan meninggalkannya di jalan sambil melarikan diri.

Reaksi dan pemikiran cepat kedua petugas itu berhasil mengatasi peristiwa itu dengan cepat. Sementara seorang petugas terlihat segera menarik sepeda untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, pekerja lainnya terlihat berlari untuk mengambil alat pemadam kebakaran lalu kemudian datang dan mencoba untuk menyemprotkannya ke atas api. Sang pengendara motor pun dikabarkan berhasil selamat dan tidak terluka sama sekali.

Karena sepeda motor dalam keadaannya menyala ketika sedang disemprot disinfektan, diduga panas mesin menimbulkan percikan api dalam hitungan detik.
Dalam video itu juga sepertinya ada bekas cairan disinfektan di permukaan jalan yang menggenang dari waktu ke waktu, yang juga ikut terbakar dan tetap menyala meski sepeda motor telah dipindahkan.

Cairan disinfektan corona yang mengandung isopropil alkohol atau etanol merupakan zat yang sangat mudah terbakar. Cairan itu ketika disemprotkan pada permukaan yang panas dapat membuatnya terbakar, terbukti dalam video di atas.

Peristiwa di atas terjadi ditengah maraknya himbauan pada masyarakat untuk tidak meninggalkan cairan disinfektan dalam kendaraan yang diparkir terkena panas sinar matahari langsung.

Selain isopronil etanol, kandungan disinfektan juga mengandung hidrogen peroksida atau h2o2 yang sangat berbahaya jika terhirup atau tertelan dalam tubuh.

Hidrogen peroksida melansir atsdr.cdc.gov, bersifat tidak stabil, mudah terurai menjadi oksigen dan air dengan melepaskan panas.

Meskipun tidak mudah terbakar, H2O2 ini zat pengoksidasi kuat, dapat menyebabkan iritasi paru-paru parah dan bisa menyebabkan pembakaran spontan ketika bersentuhan dengan bahan organik.

Sebelumnya, beberapa mobil dilaporkan terbakar ketika diparkir akibat pemiliknya meninggalkan hand sanitizer di dalamnya.

sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel