Ketahuan Berciuman dengan Seorang Pria, Gadis Ini Tewas Ditembak Mati Ayahnya

Berita viral terbaru: Dua gadis mati ditembak sang ayah

Berita viral terbaru: Dua gadis asal Pakistan terpaksa merenggang nyawa setelah ditembak mati oleh ayah dan kakak laki-laki mereka karena kedapatan berciuman.

Anak perempuan merupakan permata di dalam sebuah keluarga. Tak jarang anak perempuan menerima perlindungan yang lebih ketat dibandingkan dengan anak laki-laki.

Bahkan di beberapa daerah memiliki aturan adat yang sangat ketat untuk anak perempuan di sebuah keluarga.

Tak tanggung-tanggung bahkan nyawa bisa menjadi bayarannya jika kededapatan melanggar aturan tersebut.

Hal inilah yang dialami oleh dua gadis asal Pakistan ini. Akibat video tengah berciuman tersebar di internet, mereka terpaksa harus meregang nyawa di tangan anggota keluargaannya sendiri.

Melansir AFP, insiden pembunuhan dua perempuan berusia 20-an ini terjadi pada Kamis (14/5) di sebuah distrik bagian barat laut yang dekat dengan perbatasan Afghanistan.


Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian tersebut bermula ketika dua gadis itu muncul di sebuah video yang memperlihatkan mereka tengah dicium oleh seorang pria.

Ayah dan kakak laki-laki mereka yang mengetahui video tersebut memilih menembak mati kedua gadis tersebut.

Pejabat kepolisian Mohammad Nawaz mengatakan dua perempuan ini kemudian sengaja ditembak mati, di desa Garyum, desa terpencil di Waziristan utara.

Di mana daerah tersebut masih memberlakukan peraturan adat yang ketat untuk perempuan. Aturan ini seringkali membatasi gerakan perempuan di luar rumah

Nawaz juga menyebut ayah dan saudara pria korban telah mengaku sebagai eksekutor penembakan. Kini kedua orang tersebut telah ditahan oleh pihak kepolisian setempat.

“Kedua pelaku itu mengaku telah membunuh para korban,” ungkap Nawaz.

Menurut kepolisian, pihaknya masih memburu dua tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam pembunuhan yang dipicu peraturan adat tersebut. [*/Prt]

sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel