Viral ! Istri Sah Gerebek Suami Selingkuh dengan Wanita Lain, Ngaku Sudah Tak Diberi Uang Belanja


Masyarakat Jalan Rakkuta Sembiring, Gang Baja, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba heboh dengan keributan antara dua perempuan di sebuah kontrakan, Selasa (9/4/2019).

Seorang perempuan bernama Elis ribut dengan seorang perempuan Lilis Irwani sehingga membuat warga berkerumun datang melihat keributan.

Ternyata, keributan ini terjadi karena perselingkuhan suami dari Elis, Maswadi (49) yang merupakan PNS di Pemerintah Kabupaten Simalungun yang menginap  kontrakan Lilis Irwani.


Peristiwa yang menarik perhatian warga ini sempat melontarkan kata-kata "Pelakor" (perebut laki orang) kepada Lilis Irwani.

Warga juga ada yang ikut menggerebek kontrakan tersebut.

Lilis yang diduga telah selingkuh itu mencoba menghindar dengan berjalan meninggalkan kerumunan massa.

Elis telah melaporkan kejadian ini ke Polres Siantar yang merupakan istri sah dari Maswadi tengah dimintai keterangan di unit PPA.

Ia mengaku langsung melakukan penggerebekan di rumah yang dikontrak oleh Lilis Irwani.

"Jam 10 pagi tadi saya gerebek. Dia pas lagi sama perempuannya itu, gak tahu aku namanya," ungkap Elis.

Awalnya kedua pasangan ini sempat diamankan di Polsek Siantar Martoba.

Dikatakan Elis, ia tidak pernah mendapat uang belanja dari suaminya dan suaminya juga pulang ke rumah larut malam sekitar pukul 04.00 WIB pagi.

"Enggak pernah saya dikasi uang belanja, pulang kerumah pagi jam 4 dalam kondisi mabuk," ujarnya.

Neng Elis mengatakan sempat terjadi keributan hingga menggundang perhatian warga sekitar.

"Tadi pas diketuk pintunya, cewek yang bersama Pak Maswadi lari ke kamar mandi. Tadi katanya dalam kondisi bugil,"ujarnya.

Neng Elis mengungkapkan ternyata suaminya telah menjalani pernikahan dengan Lilis Irwani di Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Koro.

"Ada surat nikah mereka tadi, pas digerebek ditunjukkan juga," katanya.(*)

(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istri Sah Gerebek Suami Bersama Pelakor, Ini yang Terjadi Kemudian)

Artikel asli : view source

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel