Sungguh Mulia ! Petani Ini Bagikan 1000 Kg Mentimun Hasil Panennya Gratis Kepada Masyarakat


Petani ini memberikan mentimun secara gratis kepada masyarakat du tengah pandemi corona.

Wabah Virus Corona (Covid-19) yang membuat banyak kehidupan orang berubah. Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) pada awal Maret 2020, tidak hanya mengancam kesehan tapi juga mengguncang perekonomian dunia.

Anjuran karantina mandiri maupun work from home (WFH) memang bisa dilakukan sejumlah orang. Namun bagi mereka yang pekerjaannya tak bisa dilakukan di rumah, tentunya membuat perekonomian mereka terganggu.

Sekarang banyak toko, pusat perbelanjaan maupun pabrik yang tutup. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus. Namun, di tengah pandemi corona Covid-19 seperti saat ini masih banyak orang yang saling tolong menolong.

Seperti yang dilansir dari brilio.net pada Kamis (23/4/20), seorang petani memberikan mentimun secara gratis kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan karena sebagian timun hasil panennya tidak laku ketika dijual.

Ia berhasil memanen mentimun sebanyak 3 ton atau 3.000 kg. Tetapi,  petani tersebut hanya berhasil menjual 2 ton mentimun dari hasil panennya. Petani tersebut mengungkapkan kendala biaya dan transportasi jika terus mengupayakan untuk menjual sisa mentimunnya.

Petani berusia 60 tahun ini mengaku melakukan hal itu Untuk mencegah agar mentimunnya tidak membusuk dan terbuang sia-sia. Petani ini menyumbangkan mentimun kepada siapa saja yang membutuhkan.

Meski dirinya sedang dalam kesusahan, namun ia masih menebar manfaat dengan memberikan mentimun hasil panennya secara gratis. Petani itu menyumbangkan lebih dari 1.000 Kg hasil panennya kepada masyarakat.


Kebijakan lockdown yang telah diterapkan di beberapa negara tentunya menghambat ruang gerak masyarakat. Hal itu membuat para petani merasa kesulitan untuk mendistribusikan hasil panen mereka selama penerapan lockdown.

Petani yang berasal dari Pahang, Malaysia ini pun memutuskan untuk membagikan mentimunnya selama masa pendemi Covid-19 kepada mereka yang membutuhkan secara gratis. Karena menurut petani berusia 60 tahun ini, dia tidak mampu menjual hasil panennya setelah lockdown diberlakukan.\sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel