Heboh Malaysia Sebut Indonesia Sumber 70 Persen Kasus Impor COVID-19 di Negaranya


Source: Kementerian Kesihatan Malaysia
Source: Kementerian Kesihatan Malaysia


Informasi yang diumumkan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia terkait virus korona baru Covid-19 telah disorot pemerintah Indonesia. Pasalnya pada Senin (27/4), Malaysia menyatakan data menunjukkan sebanyak lebih dari 70% kasus impor Covid-19 berasal dari Indonesia.

Akun @SEACoronavirus menyebarluaskan berita tersebut di Twitter dan kemudian viral setelah mendapatkan ratusan likes.



151 people are talking about this

Semenjak diterapkan lockdown (MCO) pada 18 Maret lalu, Malaysia telah mewajibkan setiap orang yang tiba di Malaysia untuk mengikuti isolasi selama 14 hari. Dilaporkan bahwa hingga kini telah ada lebih dari 12 ribu orang yang telah mengisolasi diri dan menjalani tes.

Berdasarkan tes tersebut, ditemukan bahwa sebanyak 139 warga negara Malaysia yang baru pulang dari luar negeri dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah menyebutkan bahwa 99 di antaranya (71,2%) baru saja kembali dari Indonesia.

Sementara itu, 14 orang lainnya baru saja kembali dari Inggris, 13 dari Singapura, 5 dari Turki, dan 3 dari Amerika Serikat. Sisa satu kasus masing-masing lainnya baru saja kembali dari Thailand, Perancis, dan Bangladesh. Jarak dan mobilitas manusia antar kedua negara yang bertetangga ini diduga merupakan salah satu faktor dari jumlah di data tersebut.


Di stesen kuarantin yang menempat pengembara warganegara
Malaysia yang balik dari luar negara, sehingga 24 April 2020
5 petang, didapati seramai 12,672 orang telah menjalani ujian .

Seramai 139 orang didapati positif COVID-19 (1.1%).

View image on Twitter
Daripada jumlah positif tersebut, negara yang
telah dilawati adalah: 99 kes melawat Indonesia, 14 kes melawat UK, 13 kes telah Singapura, 5 kes melawat Turki, 3 kes melawat Belanda, 2 kes melawat Amerika Syarikat, 1 kes
masing-masing melawat

148 people are talking about this

Karantina mandiri yang diwajibkan oleh pemerintah Malaysia ini dilakukan di berbagai lokasi. Di sejumlah kota seperti Kuala Lumpur, fasilitas yang disediakan pemerintah sebagai tempat isolasi adalah hotel selama 14 hari. Namun, di kota lainnya fasilitas yang disediakan adalah beragam, seperti di fasilitas asrama perguruan tinggi.

Pada awal April lalu, seorang dokter Malaysia bernama Musa Nordin sempat viral setelah menyebut bahwa Indonesia adalah semacam "bom waktu" bagi Malaysia. Pernyataannya tersebut mengacu pada banyaknya perpindahan manusia yang melibatkan antar dua negara tersebut. Ia pun menyarankan pemerintah Malaysia agar memperketat peraturan di perbatasan untuk mencegah adanya kasus impor besar-besaran.

Hingga hari ini, Selasa (28/4), Malaysia telah melaporkan lebih dari 5.800 kasus positif Covid-19 yang menyebabkan sedikitnya 99 kematian. Sebanyak 3.900 orang telah dinyatakan sembuh dari virus Covid-19.

sumber

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel